Pengamat Politik Optimistis Fondasi Dua Tahun Prabowo–Gibran Percepat Program Prioritas Nasional
Jakarta – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai telah membangun fondasi penting bagi percepatan program prioritas nasional. Penguatan ekonomi kerakyatan, pemerataan pendidikan, dan stabilitas nasional menjadi modal strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pengamat Politik Ujang Komarudin menilai berbagai kebijakan pemerintah menunjukkan arah pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Cek Kesehatan Gratis menjadi bagian dari upaya mengatasi kemiskinan serta memperluas akses pendidikan dan kesehatan.
“Apa yang dilakukan Pak Presiden, capaian-capaian itu, merupakan bagian dari skema untuk menyejahterakan rakyat Indonesia dari ujung ke ujung, dari hulu ke hilir. Ini adalah bagian dari fondasi dasar untuk memastikan bangsa ini berada di arah yang tepat dan baik,” ujar Ujang dalam dialog di salah satu stasiun televisi swasta.
Menurutnya, keterhubungan berbagai program tersebut memperlihatkan komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat. Kehadiran MBG juga membuka peluang kerja dan menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar dapur pelayanan, terutama bagi masyarakat pedesaan.
Ujang menekankan pentingnya pengawasan dan penyempurnaan tata kelola agar manfaat program semakin merata. Ia juga optimistis fondasi yang telah dibangun pemerintah dapat menjadi pijakan untuk mempercepat pembangunan nasional.
“Saya tetap optimistis bahwa ini adalah momentum terbaik dari kepemimpinan Pak Prabowo–Gibran. Ke depan, masyarakat Indonesia harus berubah, yang tadinya miskin jangan miskin lagi, yang tadinya tidak mendapatkan pendidikan harus mendapatkan pendidikan yang layak,” tegasnya.
Senada, Pengamat Ekonomi GREAT Institute sekaligus Guru Besar Universitas YARSI, Prof. Perdana Wahyu Santosa, menilai stabilitas makroekonomi menjadi modal penting dalam mendukung keberlanjutan program prioritas pemerintah. Ia menyoroti pertumbuhan ekonomi, investasi, serta penguatan konsumsi masyarakat sebagai faktor pendorong optimisme nasional.
Perdana juga melihat MBG dan Koperasi Desa Merah Putih memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan permintaan bahan pangan, dan penguatan rantai pasok lokal.
“Ke depannya, kestabilan politik harus kita jaga, kepastian hukum harus kita jaga, dan ekonomi kerakyatan harus diperkuat. Dengan kekuatan struktur kestabilan tersebut, insyaallah berbagai guncangan dari luar bisa diredam,” pungkasnya.
