Dukungan Tokoh Adat dan Pemuda Percepat Pembangunan PSN di Papua
Dukungan Tokoh Adat dan Pemuda Percepat Pembangunan PSN di Papua
PAPUA – Upaya percepatan pembangunan di Papua melalui berbagai program strategis nasional terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pendekatan yang mengedepankan kolaborasi antara pemerintah pusat, aparat keamanan, serta masyarakat adat dan pemuda dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan di wilayah tersebut.
Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Tolikara, Demi R. Kogoya, menyampaikan bahwa dukungan terhadap Program Strategis Nasional (PSN) merupakan bagian dari komitmen masyarakat adat untuk mendorong kesejahteraan yang merata di Papua.
“Program pemerintah pusat melalui PSN sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, dan kehadiran pemerintah serta TNI/Polri juga sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas keamanan,” tegas Demi R. Kogoya.
Pernyataan tersebut mencerminkan adanya kesadaran kolektif bahwa pembangunan tidak dapat berjalan optimal tanpa situasi yang aman dan kondusif. Stabilitas keamanan menjadi prasyarat utama agar berbagai program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat.
Dukungan serupa juga datang dari kalangan pemuda. Tokoh pemuda di Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Amas Dabi, menilai bahwa arah pembangunan yang dijalankan pemerintah saat ini telah memberikan harapan baru bagi generasi muda di Papua.
“Program pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo di tanah Papua sangat didukung karena membawa kemajuan dan peluang yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Amas Dabi.
Optimisme dari generasi muda menjadi indikator penting bahwa pembangunan tidak hanya menyasar aspek fisik, tetapi juga membangun kepercayaan terhadap masa depan Papua. Peran pemuda sebagai agen perubahan turut memperkuat keberlanjutan program yang telah berjalan.
Sementara itu, Ketua Dewan Adat Suku Berbai sekaligus Ketua LMA Yapen Timur, Benon Waimuri, S.Sos, menekankan bahwa dukungan masyarakat adat terhadap PSN, termasuk program swasembada pangan, merupakan langkah strategis untuk menjamin ketahanan daerah.
“Seluruh elemen masyarakat mendukung PSN karena sangat baik untuk masa depan Papua, termasuk swasembada pangan, serta kehadiran TNI/Polri untuk menjaga stabilitas pembangunan,” pungkas Benon Waimuri.
Dukungan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan di Papua tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan sektor-sektor fundamental yang menopang kehidupan masyarakat sehari-hari.
Di sisi lain, Ketua LMA Kabupaten Boven Digoel, Maret Klaru, turut menegaskan pentingnya keberlanjutan program pemerintah yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Program seperti Papua Terang, peningkatan akses kesehatan dan pendidikan sangat dibutuhkan, dan seluruh masyarakat harus bersama-sama menjaga keamanan agar pembangunan berjalan lancar,” tutup Maret Klaru.
Dengan dukungan yang terus menguat dari berbagai elemen, pembangunan di Papua kini bergerak dalam arah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan stabilitas sekaligus membuka peluang kemajuan yang lebih luas bagi seluruh wilayah Papua.


